Foke Selesaikan Koreksi Desain Dasar MRT

10:15:00 pm

Foke Selesaikan Koreksi Desain Dasar MRT
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyelesaikan pengkoreksian atas desain dasar atau basic engineering design (BED) mass rapid transit (MRT). Setelah ini akan dilakukan penyerahan dokumen tender pembangunan fisik MRT.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, tahap pengkoreksian terhadap desain dasar konstruksi MRT tahap I rute Lebakbulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) telah diserahkan kepada PT Nippon Koei, perusahaan konsultan asal Jepang yang ditunjuk DKI Jakarta. "Desain itu akan mereka sempurnakan kembali," katanya.

Fauzi berharap penyempurnaan BED dapat rampung sesuai target yakni pada akhir Januari, sehingga pada Februari 2011 bisa dilaksanakan penyerahan dokumen untuk tender. Ini dalam rangka pelaksanaan pra kualifikasi tender konstruksi fisik.

"Saya sudah sampaikan opini terhadap BED MRT dan hal apa saja yang harus disempurnakan," ujar Fauzi di Balaikota DKI Jakarta, Selasa 25 Januari 2011.

Pemerintah DKI Jakarta akan membangun mass rapid transit (MRT) dengan dukungan dana dari pemerintah Jepang melalui Japan International Coorporation Agency (JICA). Proyek angkutan massal ini akan dikerjakan selama hampir lima tahun, dimulai Januari 2012 - Oktober 2016. 
Akan ada enam stasiun bawah tanah yang terdapat di Masjid Al Azhar, Istora Senayan (Ratu Plaza), Bendungan Hilir, Setia Budi, dan Dukuh Atas dan Bundaran Hotel Indonesia dan tujuh stasiun elevated di Lebakbulus, Fatmawati, Cipete Raya, H Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja.

Rute Lebak Bulus-HI biaya yang akan dikeluarkan mencapai 144,322 miliar yen atau sekitar Rp15 triliun. Dana tersebut terbagi menjadi dana porsi pinjaman sebesar 120,017 miliar yen atau hanya sebesar 0,2% dan pembangunannya diambil dari APBN dan APBD sebesar 24,305 miliar yen. (adi)

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Silahkan Klik salah satu , ingin Berkomentar menggunakan Disqus / Blogger

No comments